Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Desember 2013



Membaca itu Asyik.

Membaca adalah hobi saya sejak kecil. Sebuah kegemaran yang berlanjut hingga saat ini. Dari kegemaran membaca tersebut, kemudian muncul keinginan untuk menulis. Maka, sejak tahun 2009 saya mulai mencoba untuk menulis cerita dan mengirimkannya ke media dan penerbit.

Tidak mudah menembus penerbit. Sejak tahun 2009, sudah belasan penerbit yang saya kirimi naskah cerita tulisan saya. Dari semua naskah yang saya kirimkan ke penerbit, baru satu naskah yang akhirnya dipajang di toko buku (Menggapai Surga Cinta. 2010). Naskah-naskah yang lain: 2 naskah masih menunggu waktu terbit (sudah lebih dari 1 tahun), satu naskah belum mendapatkan jawaban –diterima atau tidak- (sudah dikirim hampir 6 bulan), dan naskah yang lain hanya tersimpan di harddisc komputer.

Saya bukan satu-satunya penulis pemula yang kesulitan menembus ketatnya seleksi penerbit. Dari beberapa mailing-list (milis) dan komunitas di dunia maya, saya tahu ada banyak sekali penulis –pemula- yang kesulitan untuk menerbitkan buku. Padahal, karya para penulis pemula itu belum tentu tak sebagus para penulis yang sudah ‘terkenal’. Barangkali, hanya masalah kesempatan yang belum datang saja.

Berangkat dari masalah tersebut, saya berkeinginan untuk merintis sebuah usaha penerbitan buku sendiri.



Perencanaan Usaha Penerbitan Buku
Penulis dalam diagram Kiyosaki masuk dalam self employee, pekerja mandiri. Sedangkan penerbit masuk dalam kategori pengusaha. Penerbit adalah suatu jenis usaha, yang diasumsikan terus ada, sehingga tidak bisa menjadi penerbit hanya menerbitkan satu buku saja, kemudian berhenti. Karena membutuhkan waktu, energi dan biaya untuk membangun relasi dan jaringan.
Lalu bagaimana langkah-langkah mendirikan penerbitan ?
Dari berbagai macam diskusi dan pencarian di internet tentang apa saja tahapan untuk mendirikan Penerbitan, berikut ini di antaranya:

1.               Menyiapkan Naskah yang akan Diterbitkan
Langkah pertama ketika hendak merintis penerbitan adalah menyiapkan naskah. Pada jenis usaha lain, naskah bisa diibaratkan sebagai bahan baku produksi, dalam bisnis penerbitan.
Dari mana bisa mendapatkan naskah untuk diterbitkan?
Akan lebih mudah jika sudah punya naskah sendiri untuk diterbitkan. Saat ini banyak penulis yang memilih menerbitkan naskahnya sendiri (self publishing/ indie publishing), dengan alasan lebih mudah menerbitkan sendiri, serta pendapatan (royalti) akan kembali ke penulis semua.
Namun bagi yang tidak punya naskah tulisan sendiri juga tidak perlu khawatir. Saat ini banyak sekali penulis pemula yang mempunyai naskah (bagus) namun kesulitan menembus ‘penerbit besar’. Cukup mempublikasikan pengumuman di internet (blog, facebook, twitter, dsb) akan segera berdatangan naskah dari para penulis pemula. Tinggal kita seleksi mana yang berpotensi disukai pasar (sesuaikan dengan tren yang sedang digemari pembaca).



2.                  Editing, Lay Out dan Desain Cover
Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan desain cover dan lay out (tata letak) buku, serta editing. Jika mampu, kita dapat melakukan pekerjaan ini sendiri. Hal ini tentu akan menghemat biaya produksi. Tapi jika tidak, kita bisa memanfaatkan tenaga desain profesional. Kita bisa minta bantuan tenaga-tenaga editor dan desainer freelance atau orang-orang yang bekerja di perusahaan penerbitan buku. Cara lain untuk mendapat editor dan desainer buku adalah dengan mem-posting pengumuman ke berbagai milis perbukuan.

3.                  Mengurus ISBN dan Membuat Barcode
Langkah ketiga adalah mengurus ISBN (International Standard Book Number) dan selanjutnya membuat barcode. Pada dasarnya, setiap judul buku itu memerlukan identitas yang diakui secara internasional. Caranya adalah dengan mendapatkan nomor ISBN. Cara mendapatkannya sangat mudah, cukup menyiapkan sebuah surat permohonan ISBN yang ditujukan kepada Kepala Perpustakaan Nasional.
Setelah mendapat nomor ISBN, langkah selanjutnya adalah membuat barcode baru. Perpusatakaan Nasional pun dapat melayani pembutan barcode atau membuatnya sendiri dengan memakai program Corel Draw. Tapi, syaratnya telah memperoleh nomor ISBN.

Adapun persyaratan untuk mendapatkan ISBN adalah sebagai berikut:
1.      Membuat surat permohonan kepada Penerbit ISBN, yakni Perpustakaan Nasional.
2.      Mengisi formulir (untuk anggota/ penrtbit baru) untuk mendapatkan nomor Perpusnas.
3.      Melampirkan surat permohonan yang dilengkapi dengan: fotokopi cover buku, halaman judul, halaman kata pengantar, halaman isi, serta lampiran gambar dan tabel (kalau ada)
4.      Selain datang langsung ke Perpusnas, penerbit juga bisa mengajukan pengurusan ISBN secara online (melalui fax).


4.                  Memilih Percetakan yang Tepat

Lamgkah selanjutnya adalah memilih percetakan yang tepat. Meskipun ada banyak jenis pecetakan, sebaiknya kita memilih percetakan yang telah berpengalaman mencetak buku. Jangan sekali-kali memilih percetakan secara sembarangan, apalagi memilih perceakan yang jarang mencetak buku.

5.                  Siapkan Modal yang Cukup
Salah satu hal yang paling penting dalam merintis usaha adalah ketersediaan modal. Tanpa modal, akan sulit –bahkan mustahil- untuk bisa memulai usaha.
Untuk mencetak dan mempromosikan sebuah buku, siapkanlah modal yang cukup. Sebenarnya, kita dapat sangat efisien dalam proses pembuatan penerbitan buku ini. Hanya dengan modal berkisar antara 15 juta sampai 30 juta, kita sudah dapat menerbitkan buku fast book atau buku dengan ukuran standar (14 x 21cm yang ketebalannya antara 150 sampai 200 halaman) dengan oplahnya mencapai 3.000 eksemplar (oplah minimal agar bisa tersebar ke seluruh Indonesia).
Jadi, untuk modal awal paling tidak dibutuhkan dana sekitar 50 juta. Sehingga kita bisa menerbitkan 3 judul buku, dengan asumsi satu judul buku setiap bulan  Karena ketika menerbitkan pertama kali, modal tidak langsung kembali. Beberapa distributor memang memberikan pembayaran setiap bulan, tetapi umumnya distributor baru akan memberikan pembayaran setelah 4 bulan. Jadi, selama 4 bulan itu penerbit harus “berpuasa”. Jika modal hanya satu buku, maka penerbit akan sulit bertahan jika ternyata bukunya tidak langsung best-seller


6.                  Membuat Nama Penerbitan yang Menjual
Langkah ketiga adalah membuat nama penerbitan yang bersifat menjual. Ini adalah salah satu tahap terpenting dan sangat menarik dalam bisnis penerbitan mandiri. Ya, merumuskan nama penerbitan itu sama halnya dengan menciptakan sebuah merek produk. Walaupun bebas memilih nama penerbitan, sebaiknya kita memilih nama penerbitan yang mempunyai makna tertentu dan memiliki nilai jual.
7.                  Menentukan Harga Jual Buku
Sesudah mengetahui biaya mencetak buku dan biaya-biaya yang lain (editing, tata letak, desain cover, dan promosi), maka Anda sudah dapat menentukan harga jual buku yang akan diterbitkan. Lalu, bagaiman caranya? Semua biaya produksi dibagi dengan jumlah oplah buku, kemudian dikalikan enam. Hasilnya inilah yang dipakai sebagai harga jual buku tersebut. (Rumus ini tidak baku, namun sudah umum digunakan oleh para penerbit)
Sebagai contoh, misalkan seluruh biaya produksi untuk satu judul buku adalah 15 juta, maka harga jual yang kita dapatkan adalah:
15.000.000 : 3000 x 6 = 30.000 per eksemplar
8.        Mencari dan Mendapatkan Distributor
Ketika naskah buku naik cetak, wajib hukumnya Anda sudah menemukan distributor buku. Jika telah memiliki distributor buku ketika proses cetak tengah berlangsung, buku yang telah dicetak tersebut dapat langsung dikirim ke gudang distributor. Ingat, distributor buku merupakan salah satu tiang utama dalam bisnis penerbitan.
Setelah sampai di pihak distributor, buku-buku tersebut biasanya dalam waktu seminggu sudah beredar di pasaran, termasuk di toko-toko buku. Sejak saat itulah, merek penerbitan buku kita sudah resmi beredar luas di kalangan umum.
Perhitungan Modal dan Pendapatan Penerbitan Buku
Modal:
Biaya Percetakan (3.000 eks) = 3.000 x Rp. 4.000         = Rp. 12.000.000
Biaya lain-lain (Editing, Lay-out, transportasi, dsb)       = Rp.   3.000.000
Jumlah Biaya                                                                   = Rp.  15. 000.000

Pendapatan/ Penjualan (misal Rp. 30.000/eks)                       =    Rp. 90.000.000
Royalti Penulis (berkisar 7-12%. misal 10 %)             =    Rp.    9.000.000
Distributor (biasanya sekitar 60%, tergantung negosisai)       =    Rp.  54.000.000
Laba (kotor) Penerbit                                                              =    Rp.  27.000.000

Selasa, 11 Juni 2013

Buat yang menyukai tantangan dalam bidang penulisan, event ini pasti nggak bakal dilewatin gitu ajah ... cekidot!




Rohto Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Rayakultura mengadakan Lomba Menulis Cerita Ramaja 2013 berhadiah total Rp 92 juta. Lomba ini dibagi dalam 3 kategori yaitu kategori A untuk pelajar SLTP, kategori B untuk pelajar SLTA dan kategori C untuk mahasiswa, penulis/pengarang dan umum.
Syarat-Syarat Lomba
1. Lomba terbuka bagi pelajar (Kategori A: Pelajar SLTP; Kategori B: Pelajar SLTA), mahasiswa, penulis/pengarang dan umum (Kategori C), warga Indonesia di Tanah Air maupun yang bermukim di Luar Negeri.
2. Lomba dibuka 1 April 2013 dan ditutup 25 September 2013 (Stempel Pos/Jasa Kurir)
3. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang benar, indah (literer) dan komunikatif
4. Naskah yang dilombakan karya asli (bukan jiplakan, terjemahan atau saduran), belum pernah dipublikasi dalam bentuk apa pun dan tidak sedang disertakan lomba serupa
5. Tema Cerita: Dunia remaja dan segala aspek rona kehidupannya (cinta, harapan, kepedihan, perjuangan, kekecewaan, perjuangan hidup dan pencerahan)
6. Panjang naskah 5 – 10 halaman A4, 1,5 spasi Times New Roman 12 Font, 2 (dua) rangkap, dilampiri foto copy identitas KTP/Kartu Pelajar/Paspor/SIM/Kartu Keluarga (Pilih salah satu) dan foto pose bebas serta file naskah cerpen yang dilombakan dalam CD/DVD
7. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) judul. Perjudul dilampiri struk/bon pembelian produk PT Rohto Laboratories Indonesia (jenis produk apa saja, bebas memilih) – klik www.rohto.co.id
8. Naskah dikirim ke Sekretariat LMCR: Jalan Gunung Pancar No.25 Bukit Golf Hijau Sentul City Bogor 16810, dalam amplop tertutup dilampiri persyaratan Butir 6 dan 7, tulis keterangan Kategori-nya A, B atau C di bagian kanan atas amplop.
9. Naskah yang dilombakan menjadi milik penyelenggara, hakcipta pada pengarang
10. Pemenang diumumkan 26 Oktober 2013
11. Daftar Pemenang dan Hadiah sebagai berikut:
- Kategori A: Pemenang 1: Rohto-Mentholatum Golden Award + Uang Tunai Rp 4.000.000,-; Pemenang 2: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai Rp 3.000.000; Pemenang 3: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai Rp 2.000.000,- ; 10 Pemenang Harapan, masing-masing memperoleh: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai Rp 500.000,- dan Pemenang 25 Karya Favorit – Piagam Rohto-Mentholatum.
- Kategori B: Pemenang 1: Rohto-Mentholatum Golden Award + Uang Tunai Rp 5.000.000,-; Pemenang 2: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai Rp 4.000.000,-; Pemenang 3: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai Rp 3.000.000 dan 8 Pemenang Harapan, masing-masing memperoleh Piagam Rohto Mentholatum + Uang Tunai Rp 500.000,- dan Pemenang 60 Karya Favorit: Piagam Rohto-Mentholatum.
- Kategori C: Pemenang 1: Rohto-Mentholatum Golden Award + Uang Tunai 7.000.000,- ; Pemenang 2: Piagam Mentholatum + Uang Tunai Rp 6.000.000,-; Pemenang 3: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai 4000.000,-; 8 Pemenang Harapan masing-masing memperoleh: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Rp 750.000,- dan 150 Pemenang Karya Favorit: Piagam Rohto-Mentholatum.
Info Selengkapnya langsung ke web penyelenggara : www.rayakultura.net

Kamis, 03 Januari 2013

Beberapa teman masih sering bertanya tentang bagaimana download video lewat situs www.youtube.com Memang mengunduh video gampang-gampang susah. Penyebabnya juga bermacam-macam.

Nah, sebelum kita membahas tentang cara download video youtube, mending kita cek and ricek dulu. Pertama dan yang paling utama mungkin, pastikan koneksi internet anda mendukung. Maksudnya sinyalnya ndak putus nyambung dan kecepatannya koneksinya memungkinkan.

Kadang mau download satu buah video yang kecil aja, setengah mati lah menunggu dan bersabar. Baru jalan berapa detik videonya, muncul buffernya (yang muter-muter di tengah video trus ilang kalau video jalan lagi). Dikit-dikitt buffer lagi, buffer lagi. Jadi kalo kecepatan koneksi internet anda lambat dan anda tipe jiwa-jiwa yang kurang sabar, saran saya don’t do it. Mending ke warnet saja bentar. Atau menunggu internet di Indonesia jadi cepat dan entah kapan itu terjadi.

Masalah sinyal yang putus nyambung, kita juga harus waspada. Biasanya terjadi pada internet via hotspot, modem atau yang jenis nirkabel lain. Maklum, untuk jenis nirkabel (tanpa kabel) cuaca, jarak dan kemampuan wearless sangat menentukan. Ini pengalaman pribadi lagi, sekadar download satu video, karena menyadari jaringan yang lemot, aku sambi bobo (duh imut banget ya…) semalaman. Dan paginya, jrengg…. mimpi semalam ternyata lebih indah. Gagal, gagal dan gagal. Mungkinn kejadiannya, udah mau penuh proses downloadnya, eh… sinyal ilang. Pas nyambung, mulai lagi dari awal, trus sinyal ilang, putus lagi. Dan lagi dan lagi sampai pagi.

Selanjutnya proses downloadnya. Ada beberapa sofware yang biasa digunakan.Saya sendiri lebih sering memakai Keepvid. (Selain itu ada Savevid dll)

Pertama. Buka dulu www.keepvid.com tampilan yang akan muncul:


Selanjutnya, masuk ke youtube. Pilih video yang mau didownload. Setelah ketemu, copy alamat URL nya. Lihat tanda panah merah.


Setelah dicopy, lalu buka lagi tampilan keepvid.com dan paste di kolom yang dikasih tanda panah merah. Trus klik DOWNLOAD di samping kanannya. Nantti kira-kira hasilnya seperti contoh di bawah ini.





Kalau sudah pilih salah satu format video yang disukai dan tergantung player yang digunakan. Biasanya format (dibelakang nama video) yang disediakan ada FLV, MP4, WebM, dan 3GP (untuk HP) dan tambahan MP3 (hanya file audio saja). Semuanya bisa diputer pake GOM, FLV, dan K-LIte COdec.

Terkadang tampilan pilihan file tidak dimunculkan, tapi server malah minta diinstal JAVA. Kalo begitu kejadiannya, berarti komputer anda belum ada aplikasi java-nya. ... kacian, deh :

Untuk pembahasan cara download dan instal java, akan dibahas di lain kesempatan.

Nah, mudah, tho? Silahkan berpuas-puas mendownload video youtube. Tapi ingat, video yang baik-baik saja ya. Biar berkah.

Senin, 17 Desember 2012



Info buat yang punya naskah, dan mau diterbitkan.

KOMEDI
1.    PELIT (PERSONAL LITERATURE) KOMEDI
  • Naskah ditulis dengan ketebalan 80-150 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman ukuran 12 dengan margin standar. Untuk jenis huruf judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenis huruf lainnya.
  • Sertakan sinopsis naskah, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukuné.
  • Humor/komedi tidak mengandung SARA, menjelekkan, atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
  • Naskah harus karya asli (original) bukan copy paste, menarik, dan berbeda dari yang ada di pasaran.
  • Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan kondisi naskah sudah selesai dan dijilid rapi ke:

REDAKSI BUKUNÉ
Jl. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630
(Kode Naskah: PELIT KOMEDI – ditulis di naskah dan di amplopmu)

  • Contoh buku PELIT KOMEDI Bukuné:
  1. Cado-cado (Ferdiriva Hamzah)
  2. Mother Keder (Viyanthi Silvana)
  3. Babi Ngesot (Raditya Dika)
2.    NOVEL KOMEDI
  • Naskah ditulis dengan ketebalan 80-150 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman ukuran 12 dengan margin standar. Untuk jenis huruf judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenis huruf lainnya.
  •  
  • Sertakan sinopsis mengenai naskah kamu, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukuné.
  • Humor/komedi tidak mengandung SARA, menjelekkan, atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
  • Naskah harus karya asli (original) bukan copy paste, menarik, dan berbeda dari yang ada di pasaran.
  • Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan kondisi naskah sudah selesai dan dijilid rapi ke:

REDAKSI BUKUNÉ
Jl. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630
(Kode Naskah: NOVEL KOMEDI – ditulis di naskah dan di amplopmu)

  • Contoh buku NOVEL KOMEDI Bukuné:
  1. The Maling of Kolor (Roy Saputra)


3.    KOMEDI YANG BELUM TERDEFINISIKAN (KUMPULAN KOMEDI)
  • Naskah ditulis dengan ketebalan 60-120 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman ukuran 12 dengan margin standar. Untuk font judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenus huruf lainnya.
  • Sertakan sinopsis mengenai naskah kamu, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukuné.
  • Humor/komedi tidak mengandung SARA, menjelekan atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
  • Naskah harus karya asli (original), bukan copy paste, menarik, dan berbeda dari yang ada di pasaran.
  • Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan kondisi naskah sudah selesai dan dijilid rapi ke:

REDAKSI BUKUNÉ
Jl. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630
(Kode Naskah: KUMPULAN KOMEDI – ditulis di naskah dan di amplopmu)

KOMIK
Ketentuan naskah:
-    Naskah komik dibuat dengan ketebalan minimal 120 halaman dengan ukuran 19cm x 13cm.
-    Kirimkan contoh gambar dan contoh komik (sudah berpanel) minimal 6 halaman.
-    Komik bisa berupa komik strip (min 3 panel) atau cerita per buku.
-    Sertakan sinopsis naskah, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah *yang bisa diunduh di website Bukune
-    Cerita tidak mengandung SARA, menjelekan, atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
-    Karakter dan cerita dalam komik harus asli bukan milik atau hak cipta orang lain
-    Kirimkan komik kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan rapi ke:


Redaksi Bukune
Jl.H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan
12630


Contoh komik terbitan Bukune:

-    Mas Gembol, Pejabat Bukan Penjahat (Wahyu Aditya)
-    Manjali 1 & 2 (Dannie Faizal Morran)
-    Ngampus!!! Buka-bukaan Aib Mahasiswa (Fazameonk)

FIKSI / NOVEL

1. NOVEL ROMANCE (DEWASA/ REMAJA)
Novel romance menggunakan “cinta” dan segala persoalan dalam relationship sebagai tema besar cerita.
- Novel romance remaja mengetengahkan persoalan cinta remaja dan dewasa muda (usia 17—24 tahun), dalam dunia sekolah atau kuliah. Unsur bahasa sangat penting untuk membuat alur ceritamu mengalir dan terasa romantis dan “manis”.
- Novel romance dewasa mengetengahkan permasalahan kehidupan usia dewasa (usia 25—40 tahun), lajang maupun menikah. Cerita yang diangkat berkisar dalam persoalan kehidupan pernikahan dan masalah keluarga, serta persoalan rumah tangga lainnya.

2. NOVEL INSPIRATIF
Novel inspiratif merupakan cerita fiksi yang mampu memberi inspirasi atau ilham kepada pembaca melalui cerita yang disampaikan. Persoalan yang diketengahkan bisa dalam bidang pendidikan, bidang kehidupan sosial, maupun bidang lainnya yang mampu memberi pencerahan baru kepada pembaca.

Ketentuan Umum
•    Naskah harus karya asli (original), dengan tema yang menarik, unik, dan berbeda dengan yang ada di pasaran.
•    Naskah ditulis dengan ketebalan 80—150 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman (ukuran 12 dengan margin standar). Untuk jenis huruf judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenis huruf lainnya.
•    Isi naskah tidak mengandung SARA dan tidak melanggar hak cipta orang lain.
•    Sesuaikan gaya bahasa naskahmu dengan isi naskah dan target pasar naskahmu.
•    Sertakan sinopsis naskah, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukuné.
•    Cantumkan Kode Naskah “NOVEL ROMANCE/NOVEL INSPIRATIF”, di sudut kanan amplop.
Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (jangan lupa dijilid rapi, ya) ke:


REDAKSI BUKUNÉ
Jl. H. Montong No. 57
Ciganjur-Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630


NON FIKSI
1.    BAHASA
  • Panjang naskah minimal 80 halaman, times new roman 12pt, spasi 1.
  • Bisa juga berupa ide, outline, atau proposal ide.
  • Naskah bisa dikirimkan melalui pos ke:

Redaksi Bukune
Jln. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa
Jakarta Selatan 12630
Jangan lupa mencantumkan jenis naskah di pojok kanan atas
Atau bisa juga di e-mail ke: redaksi@bukune.com
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
  • Melengkapi Form Pengiriman Naskah* yang bisa didapatkan di http://www.bukune.com/
  • Bersedia mengikuti deadline yang telah disepakati.
Orisinalitas
  • Buku bahasa cukup banyak beredar di pasaran, karena itu naskah atau ide yang diajukan harus memiliki nilai lebih dan berbeda dari buku bahasa yang ada di pasaran.
  • Ide, outline, atau proposal ide merupakan ide asli penulis, belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku sebelumnya.
Cara Penyajian
  • Buku bahasa ditujukan untuk orang-orang yang baru belajar bahasa.
  • Pokok bahasan harus sesuai dengan kebutuhan mereka, seperti grammar, percakapan, kosa kata bahasa asing.
  • Cara penyampaian dibuat sesederhana mungkin, dengan gaya bahasa yang non formal namun tetap sopan.
  • Hindari menggunakan istilah teknis yang kurang dimengerti dan tidak umum digunakan.

Lain-lain
  • Bersedia membuat cd atau perangkat pendukung lainnya sebagai nilai tambah terhadap buku.

2.    KOMPUTER
  • Panjang naskah minimal 80 halaman, times new roman 12pt, spasi 1.
  • Bisa juga berupa ide, outline, atau proposal ide.
  • Naskah bisa dikirimkan melalui pos ke:
Redaksi Bukune
Jln. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa
Jakarta Selatan 12630
Jangan lupa mencantumkan jenis naskah di pojok kanan atas
Atau bisa juga di e-mail ke: 
redaksi@bukune.com
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
  • Melengkapi Form Pengiriman Naskah* yang bisa didapatkan di www.bukune.com.
  • Bersedia mengikuti deadline yang telah disepakati.
Tema yang Diangkat
  • Buku komputer mengangkat salah satu dari tiga bidang ini:  internet, gadget/peralatan elektronik, software.
  • Untuk internet dan gadget, tema yang diangkat harus disesuaikan dengan tren dan gaya hidup yang sedang dan akan berlaku di kalangan remaja. Contohnya: buku Blackberry Itu Mudah yang mengupas seluk beluk handphone Blackberry yang sedang digandrungi oleh remaja saat ini.
  • Untuk software, tema buku mengangkat topik-topik yang ditujukan untuk pemula dan orang awam. Contoh: Photoshop untuk Pemula yang berisi panduan menggunakan Photoshop untuk orang-orang yang baru belajar. Fungsi-fungsi yang digunakan juga hanya fungsi dasar saja.
Orisinalitas
  • Naskah atau ide yang diajukan harus memiliki nilai lebih dan berbeda dari buku bahasa yang ada di pasaran.
  • Ide, outline, atau proposal ide merupakan ide asli penulis, belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku sebelumnya.
Cara Penyajian
  • Cara penyampaian dibuat sesederhana mungkin, dengan gaya bahasa yang non formal namun tetap sopan.
  • Hindari menggunakan istilah teknis yang kurang dimengerti dan tidak umum digunakan.
  • Perbanyak ilustrasi pendukung atau screen shot untuk membantu menyampaikan penjelasan.
Lain-lain
  • Bersedia membuat cd atau perangkat pendukung lainnya sebagai nilai tambah terhadap buku.

3.    PSIKOLOGI POPULER
  • Panjang naskah minimal 80 halaman, times new roman 12pt, spasi 1.
  • Bisa juga berupa ide, outline, atau proposal ide.
  • Naskah bisa dikirimkan melalui pos ke:
Redaksi Bukune
Jln. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa
Jakarta Selatan 12630
Jangan lupa mencantumkan jenis naskah di pojok kanan atas
Atau bisa juga di e-mail ke: redaksi@bukune.com
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
  • Melengkapi Form Pengiriman Naskah* yang bisa didapatkan di www.bukune.com.
  • Bersedia mengikuti deadline yang telah disepakati.
Tema yang Diangkat
  • Buku komputer mengangkat salah satu dari tiga bidang ini: parapsikologi, kesehatan remaja, dan lifestyle remaja.
  • Parapsikologi adalah bidang yang berhubungan dengan ramal meramal, seperti Tarot, Membaca Tangan, Primbon atau yang lainnya. Topik bahasan yang diangkat seputar dasar-dasar bidang tersebut dikaitkan dengan kebutuhan remaja seputar cinta, sekolah, dan pergaulan. Contoh: buku Easy Tarot yang berisi dasar-dasar membaca tarot.
  • Tema kesehatan remaja yang diangkat disesuaikan dengan kebutuhan informasi kesehatan untuk remaja, contoh kesehatan kulit, atau diet yang sehat.
  • Tema lifestyle remaja mengangkat seputar kehidupan remaja sehari-hari seperti fashion, kecantikan, dll.
Orisinalitas
  • Naskah atau ide yang diajukan harus memiliki nilai lebih dan berbeda dari buku bahasa yang ada di pasaran.
  • Ide, outline, atau proposal ide merupakan ide asli penulis, belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku sebelumnya.
Cara Penyajian
  • Cara penyampaian dibuat sesederhana mungkin, dengan gaya bahasa yang non formal namun tetap sopan.
  • Hindari menggunakan istilah teknis yang kurang dimengerti dan tidak umum digunakan.
Lain-lain
  • Bersedia membuat cd atau perangkat pendukung lainnya sebagai nilai tambah terhadap buku.

Untuk melengkapi persyaratan pengajuan naskah, silakan download Form Checklist Naskah di sini!

Halaman Ibnu Shalih © 2013 | Powered by Blogger | Blogger Template by DesignCart.org